Cisaru Mountain Dairy emiten susu lokal yang cukup solid. Tapi bagi yang beli di harga Rp5.400-an (seperti saya), sekarang lagi gigit jari karena harganya turun ke Rp4.630.
Loss sekitar -14% belum termasuk dividen.
Nah, di tulisan ini saya coba bedah fundamental + teknikal + dividen CMRY secara jujur. Biar saya pribadi punya catatan, dan siapa tahu membantu kamu yang juga lagi pantau saham ini.
1. Fundamental: Sebenarnya Bagus
Coba lihat data 5 tahun terakhir:
Tahun Laba Bersih (M) EPS (Rp) PER (x) ROE (%)
2025 (est) 2.032 256 18x 29,9%
2024 1.519 192 28x 22,5%
2023 1.241 157 25x 20,9%
2022 1.060 134 31x 20,1%
2021 790 100 34x 16,8%
Kesimpulan fundamental:
Laba naik terus dalam 5 tahun (CAGR laba ~26%).
ROE di 2025 estimasi menyentuh 30% — itu kelas emiten unggulan.
PER turun dari 34x jadi 18x, artinya harga relatif makin murah dibanding dulu, tapi 18x untuk sektor consumer non-cyclic masih tergolong wajar, bukan murah banget.
Yang agak mengganjal:
BVPS = Rp855 sementara harga sekarang Rp4.630 → PBV 5,4x.
Itu artinya kita beli perusahaan dengan harga 5,4 kali nilai bukunya. Masuk akal untuk perusahaan dengan ROE 30%, tapi tetap premium.
π Verdet fundamental: Bagus, tapi harganya belum diskon.
2. Teknikal: Masih Terjebak Downtrend
Dari gambar screenshot yang saya lampirkan:
EMA30 & EMA60 masih turun.
Status: DOWNTREND terkonfirmasi.
RSI 51,5 → netral, tapi belum oversold.
ADX 25,4 → tren sudah terbentuk (cukup kuat).
Harga sekarang di bawah MA100 (Rp5.224), artinya masih dalam tekanan.
Level penting:
Support terdekat: Rp4.520 (stop loss ideal)
Resistance: Rp4.740 (buy breakdown level), lalu Rp5.775 (trailing)
Jika mau main teknikal murni, saham ini belum aman buat beli. Lebih cocok ditunggu sampai EMA30 memotong EMA60 ke atas.
π Verdet teknikal: Masih downtrend, jangan FOMO beli.
3. Dividen: Lumayan, Tapi Bukan Keajaiban
Histori dividen CMRY (per saham):
2026 (est) → Rp100
2025 → Rp100 + Rp150
2024 → Rp90
2023 → Rp70
2022 → Rp63
Dividen yield terhadap harga beli saya (Rp5.408):
~1,85% — kurang menarik.
Yield terhadap harga sekarang (Rp4.630):
~2,15% — masih kalah sama deposito atau SBR.
Memang CMRY rajin bagi dividen 2x setahun, tapi besarannya belum bisa diandalkan sebagai saham dividen utama. Lebih cocok disebut sebagai bonus dari pertumbuhan bisnisnya.
π΅ Verdet dividen: Cukup, tapi bukan alasan utama pegang saham ini.
4. Posisi Saya Saat Ini
Saya beli CMRY di Rp5.408, 2.000 lembar.
Sekarang harga Rp4.630, unrealized loss -14,39%.
Saya masih HOLD karena:
Fundamental perusahaan masih sehat.
Dividen April 2026 (Rp100) bisa sedikit mengurangi kerugian.
Jual sekarang berarti realisasi rugi hanya karena panik, tanpa alasan fundamental rusak.
Tapi saya tidak menambah posisi karena:
Harga masih di atas nilai wajar versi saya (IV Rp2.193 dari data sebelumnya).
Teknikal masih downtrend.
Ada saham lain yang lebih diskon saat ini (misal BBRI atau BMRI).
π§ Strategi saya: Hold, ambil dividen, pantau breakout di atas Rp5.000.
5. Buat Kamu yang Mau Masuk CMRY
Kondisi Rekomendasi
Beli sekarang? ❌ Jangan, masih downtrend & PBV tinggi.
Beli jika di bawah Rp4.000? ✅ Mulai menarik buat accumulasi kecil.
Hold seperti saya? ✅ Oke, asalkan siap hold 1-2 tahun.
Jual kalau sudah profit 15-20%? ✅ Boleh, karena ini bukan saham compounder jangka super panjang.
Penutup: Jujur Saja Tentang CMRY
CMRY itu perusahaan bagus, tapi harga sahamnya sedang nggak bagus.
Antara fundamental dan teknikal, sekarang lebih berat ke teknikal.
Saya sendiri masih pegang, tapi tidak nyaman.
Dividen tidak cukup besar untuk membuat saya jatuh cinta.
Dan saya tidak akan rekomendasikan beli sebelum ada konfirmasi trend reversal.
"Bisnisnya enak, tapi timing belinya sedang tidak enak."
5 Pertanyaan Sebelum Taruh Duit di CMRY
Ini adalah kerangka pribadi saya sebelum beli saham. Saya terapin ke CMRY, biar jujur melihat kelemahan dan kekuatan. Buat saya pribadi sebagai reminder, dan buat kamu yang mau belajar.
Langsung kita bahas satu per satu.
1. Keunggulan kompetitif? (Moat)
Apa yang bikin CMRY susah ditiru pesaing?
- Merek daerah yang kuat. CMRY (Cisaru Mountain Dairy) punya basis konsumen setia di Jawa Barat, khususnya Bandung dan sekitarnya. Produk susu segar mereka punya brand loyalty yang cukup tinggi di segmen menengah ke bawah.
- Distribusi terintegrasi. Mereka punya rute distribusi sendiri ke ritel modern dan tradisional di Jawa. Gak cuma ngandalin distributor umum.
- Efisiensi operasional. Margin laba bersih CMRY sekitar 19-20% dalam 3 tahun terakhir. Itu cukup tinggi untuk industri makanan-minuman di Indonesia. Bandingkan dengan INDF (sekitar 7-8%) atau MYOR (sekitar 10-12%).
Tapi hati-hati:
- Tidak ada paten atau teknologi unik. Susu segar bisa diproduksi siapa saja kalau punya pabrik dan jalur distribusi.
- Pesaing besar seperti Frisian Flag (Frisian Flag) dan Ultrajaya (ULTJ) punya modal lebih besar dan jangkauan nasional.
- π§ Kesimpulan: Moat CMRY sedang, bukan kuat banget. Mereka nyaman di ceruk pasar, tapi tidak kebal dari serangan pesaing.
2. ROE > 15%?
Coba lihat data real CMRY:
Tahun ROE (%)
2025 (est) 29,96%
2024 22,50%
2023 20,90%
2022 20,17%
2021 16,82%
Rata-rata 5 tahun ~22%
Jawabannya: ✅ LEBIH DARI 15%, bahkan konsisten di atas 20%.
Ini yang bikin saya tertarik dulu. ROE 22-30% itu kelas emiten unggulan. Artinya perusahaan mampu menghasilkan laba besar dari modal yang ditanamkan pemegang saham.
Tapi catatan penting:
ROE tinggi sebagian didorong oleh utang yang rendah (Debt/Equity cuma 0,29x) dan ekuitas yang terus tumbuh. Jadi ini quality ROE, bukan karena ekuitas tergerus.
π’ Verdet: Lolos uji ROE dengan nilai bagus.
3. Margin of safety?
Ini pertanyaan paling kritis. Saya akan jujur agak pahit.
Harga beli saya: Rp5.408
Harga sekarang: Rp4.630
Nilai wajar versi saya (pakai metode DCF sederhana & PBV historis): sekitar Rp3.500 - Rp4.200
Hitung margin of safety:
Terhadap harga beli saya (Rp5.408) → TIDAK ADA margin of safety. Saya malah bayar premium.
Terhadap harga sekarang (Rp4.630) → Margin of safety sangat tipis, sekitar -10% sampai +5% tergantung asumsi.
Apa yang saya pelajari:
Saya beli CMRY saat hype susu segar naik. Saya tidak sabar menunggu harga lebih rendah. Itu kesalahan klasik.
Kalau pakai acuan PBV:
PBV 5,4x di harga Rp4.630. Rata-rata PBV CMRY 5 tahun terakhir sekitar 5,8x. Jadi sebenarnya tidak murah, tapi juga tidak ekstrem mahal. Hanya saja, saham dengan PBV di atas 5x harus punya ROE konsisten di atas 25% untuk membenarkan premi itu.
π΄ Verdet: Margin of safety TIDAK ADA untuk entry Rp5.400. Untuk entry Rp4.600, masih tipis. Kurang nyaman.
4. Apa yang bikin thesis salah?
Thesis saya beli CMRY:
- Perusahaan susu lokal dengan pertumbuhan laba konsisten (20%+ per tahun), ROE tinggi, dan dividen rutin. Harga akan mengikuti laba dalam jangka panjang.
Apa yang bisa menggagalkan thesis ini?
- Kenaikan harga susu mentah global. CMRY impor sebagian bahan baku. Jika harga susu global naik drastis, margin mereka bisa tergerus.
- Persaingan harga dari pemain besar. ULTJ atau Frisian Flag bisa agresif memotong harga untuk merebut pangsa pasar CMRY di Jawa Barat. CMRY tidak punya modal perang harga.
- Penurunan daya beli masyarakat. Produk CMRY segmen menengah ke bawah. Jika ekonomi lesu berkepanjangan, konsumen bisa pindah ke produk lebih murah atau mengurangi frekuensi beli.
- Ekspansi gagal. CMRY beberapa kali mencoba ekspansi ke luar Jawa. Hasilnya belum signifikan. Jika mereka memaksakan ekspansi dengan biaya besar, ROE bisa turun.
- Valuasi tetap tinggi. Skenario terburuk: laba tumbuh lambat (misal 5-8% per tahun), sementara harga saham sudah mahal. Maka yang terjadi adalah multiple contraction — harga turun meskipun laba naik.
⚠️ Peringatan untuk diri sendiri: Thesis ini tidak kebal. Banyak jebakan. Jangan cinta buta sama saham.
5. Kapan keluar? (Exit strategy)
Ini yang paling penting dan sering dilupakan. Saya buat aturan jelas untuk CMRY.
Saya akan JUAL jika:
Kondisi Tindakan
- Cut loss -20% dari harga beli Jika harga tembus Rp4.326, saya akan jual. Ini batas maksimal rasa sakit saya.
- Rebound ke target profit Target pertama Rp5.800 (profit 7%), target kedua Rp6.250 (profit 15%). Di salah satu level itu saya akan jual sebagian.
- ROE turun di bawah 15%, Saya pantau laporan keuangan tiap kuartal. Jika tren turun konsisten, saya keluar.
- Ada berita fundamental buruk (misal produk recall, penurunan margin drastis, atau perubahan kebijakan dividen) Sell dulu, tanya nanti.
- Ketemu saham yang lebih bagus dengan margin of safety lebih besar Switch perlahan. Jual CMRY, beli yang lain.
Saya akan HOLD jika:
Harga bergerak sideways antara Rp4.500 - Rp5.000 dalam 1-2 tahun.
Dividen tetap dibayar Rp150-200 per tahun.
Fundamental tetap sehat meskipun harga tidak naik.
π― Kesimpulan exit: Gak usah rakus. Ambil profit secukupnya. Potong rugi tegas.
Penutup: Apakah CMRY Masuk ke Portofolio Saya?
Jujur:
Saya masih pegang CMRY, tapi saya tidak beli lagi di harga ini.
Saya juga tidak merekomendasikan orang lain beli sebelum harganya lebih diskon (misal di bawah Rp4.000).
CMRY itu:
✅ Perusahaan bagus
✅ ROE tinggi konsisten
✅ Dividen rutin
❌ Tapi margin of safety tipis
❌ Moat tidak super kuat
❌ Teknikal masih downtrend
"Saya tidak benci CMRY. Saya hanya sadar bahwa saya membelinya di harga yang kurang pintar."
Itu pelajaran berharga. Semoga kamu yang baca gak perlu mengulang kesalahan saya.
Tetap disiplin, jangan FOMO, dan selamat investasi.
Semoga catatan ini berguna buat saya di masa depan, dan buat kamu yang kebetulan baca.
Kalau ada pertanyaan atau beda pendapat, tulis aja di kolom komen. Diskusi santai sangat saya hargai.
Tetap disiplin, jangan FOMO, dan selamat investasi.